Kamis, 24 November 2016

9app sukro


Populernya HP Android membuat banyaknya para developer membuat aplikasi untuk OS Android. Google selaku pemilik Android memiliki web tempat download aplikasi Android, baik yang gratisan, maupun yang berbayar, yaitu Play Store. Melalui Play Store, pengguna bukan hanya bisa download saja, tetapi menyimpan progres game. Dengan begitu, untuk meneruskan game yang dimainkan, pemain tinggal login ke akun Google.
Di Play Store ada beragam aplikasi dengan berbagai kategori. Ternyata, ada banyak web untuk download aplikasi Android selain Play Store. Kalau di Play Store, jika versi Android tidak cocok dengan aplikasi, biasanya aplikasinya tidak bisa di-download. Solusinya adalah menggunakan aplikasi APK yang di-download di tempat lain. Ada banyak toko aplikasi Android selain Play Store, salah satunya 9APPS.


9APPS merupakan toko aplikasi Android alternatif Play Store yang menyediakan berbagai aplikasi seperti aplikasi chatting, game, launcher, dan sebagainya. 9APPS bisa jadi alternatif untuk download aplikasi, terutama untuk HP dengan RAM rendah. Pasalnya, ukuran aplikasi 9APPS cuma 1 MB sehingga tidak memakan banyak ruang memori.
Kalau ada update aplikasi juga ada pemberitahuannya, seperti halnya Play Store. Dengan kata lain, pengguna bisa update aplikasi melalui 9APPS.


9APPS ini masih satu kelompok dengan UC Browser, aplikasi browser cepat yang banyak digunakan di Indonesia. Dengan 9APPS, download aplikasi juga lebih cepat. Saya pernah coba download aplikasi di Play Store, tidak bisa, muncul keterangan bahwa memori tidak cukup. Eh download aplikasi di 9APPS malah bisa. Kalau waktu download lebih cepat kan juga menghemat waktu.
9APPS cocok untuk HP Android yang punya RAM rendah. Apalagi untuk yang menggunakan HP Android di area yang tidak terjangkau jaringan 3G/HSDPA/H+, cuma jaringan EDGE (E).
Aplikasi 9APPS tersedia dalam bentuk APK, tidak tersedia di Play Store. Masa sih Play Store malah menerima aplikasi pesaingnya?
Selain download aplikasi melalui aplikasi 9APPS di Android, aplikasi yang ada di 9APPS juga bisa di-download langsung dari web-nya dalam bentuk file APK. Bisa di-download dari Android, laptop, maupun komputer. Kalau download dari laptop atau komputer, file hasil download tinggal disalin atau dipindah ke HP Android.

Rabu, 09 November 2016

Sukabumi Miliki Kampung Konservasi

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Kehadiran kampung konservasi di Kabupaten Sukabumi dijadikan tempat belajar untuk mencintai lingkungan. Terutama, ditujukan kepada anak-anak yang nantinya menjadi generasi penerus bangsa.
Hal ini misalnya terlihat di Kampung Konservasi Otsuka (KKO) di Kampung Kutatengah, Desa Kutajaya, Kecamatan Cicurug. Kampung konservasi yang dibangun sejak 2012 ini menggiatkan gerakan adopsi pohon dan pemberdayaan ekonnomi warga sekitar hutan.
"Senang bisa melihat lele dan kambing disini," ujar salah seorang pelajar RA Nurul Huda, Intan akhir pekan lalu.
Ia mengatakan bisa belajar sambil bermain di kampung konservasi.Intan mengatakan, di kampung konservasi juga bisa membaca buku di perpustakaan. Pengembangan kampung koservasi ini dikelola gerakan masyarakat melestarikan hutan (Gammelan), Konsorsium Gedepahala, dan PT Amerta Indah Otsuka.
Ketua Gammelan Uci Sanusi (38 tahun) mengtakan, keberadaan kampung konservasi ini sangat membantu warga yang berada di bawah kaki Gunung Salak. "Ada dua program yang digiatkan yakni adopsi pohon dan pemberdayaan ekonomi," kata dia.
Dalam bidang konservasi terang Uci, telah dilakukan penanaman 25 ribu pohon pada 2012 lalu. Kini, pohon tersebut telah tumbuh dengan baik dan berperan besar dalam pasokan air bagi warga di bawahnya.Di sisi lain kata Uci, dalam bidang pemberdayaan ekonomi telah terbangun budidaya lele, domba, sapi, dan lebah madu.
Pengembangan sejumlah usaha tersebut telah memberikan penghasilan kepada warga.Asisten Manager General Affair PT Amerta Indah Otsuka Wisnu Meilani menerangkan, kampung konservasi ini memang menjadi tempat bagi anak-anak untuk belajar mencintai lingkungan. Selain itu kampung konservasi berupaya menggerakan ekonomi warga sekitar. Harapannya, mereka tidak lagi merambah hutan.n riga

Ketua MPR ajak jaga lingkungan

Jakarta (ANTARA News) - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan yang jika rusak pada akhirnya dapat membuat manusia punah.
"Kalau lingkungan rusak, manusia terancam punah," katanya dalam peduli lingkungan dan bakti sosial di Jakarta, Minggu, seperti dilansir keterangan tertulis MPR.
Menurut Zulkifli, sebagian besar masyarakat kini sudah menyadari dampak perubahan iklim yang jika tidak diantisipasi akan menimbulkan dampak negatif yang lebih luas.
"Manusia terancam punah. Karena itu muncul kesadaran untuk menjaga lingkungan di mana-mana," kata pollitisi Partai Amanat Nasional ini.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua MPR juga menanam pohon menteng, menyusuri sungai Ciliwung dengan perahu karet dan melepas benih ikan di Kali Ciliwung.
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2016